Ternyata Mendiang Putri Diana Memiliki Alat Bantu Seks Sebagai Jimat

68
Princess Diana

MataNaga – Setiap orang pasti punya barang kesayangan atau sesuatu yang wajib dibawa ke mana pun pergi. Hal semacam itu juga dimiliki oleh seorang bangsawan seperti mendiang Putri Diana. Namun banyak orang dibuat tercengang ketika mengetahui bahwa barang bawaan wajib Lady Di ternyata adalah sebuah alat bantu seks (sex toy).

Begitu berkesannya, Princess of Wales itu bahkan menamai sex toy berjenis vibrator (alat penggetar) itu dengan sebutan ‘Le Gaget’ (atau Gadget). Seperti dilansir dari Mirror (2016), walaupun kedengarannya aneh dan sangat tabu, Lady Di tidak malu-malu untuk mengungkapkan hal tersebut kepada rekan-rekan sejawatnya. Baginya, sex toy itu adalah jimat keberuntungan sehingga harus dibawa ke mana-mana.

Rahasia ini diungkapkan oleh mantan pengawal pribadinya, Ken Wharfe. Menurut penuturan Wharfe, istri pertama dari Pangeran Charles itu pertama kali menunjukkan jimat keberuntungannya dalam sebuah pesta semalam suntuk bersama para staf-nya (wild staff party) di Paris pada November 1992.

Benda yang dianggap banyak orang sangat tidak pantas untuk dimiliki oleh anggota keluarga kerajaan itu lantas membuat geger Buckingham Palace. Lebih dari itu, Wharfe berani mengatakan, mainan pemuas hasrat seksual itu bahkan selalu dibawa dalam setiap kali kunjungan resmi Lady Di ke luar negeri.

Sebenarnya, awal mula benda itu bisa menjadi barang bawaan wajib Diana terbilang tidak disengaja. Memang benar benda itu dibeli sendiri oleh Lady Di pada suatu pagi. Lalu Wharfe membujuk saudara perempuan Diana, Lady Sarah McCorquodale untuk menyembunyikan benda itu di tas tangan Diana.

“Sang Putri menemukan benda itu dimasukkan ke tasnya, di sela pertemuan dengan Presiden Prancis, Jacques Chirac, dan (komposer kenamaan Inggris) Paul McCartney. Bukannya marah, dia malah berpikir itu lucu dan sejak saat itu Le Gaget menjadi maskot rahasia yang dibawanya ke setiap kunjungan kenegaraan ke luar negeri,” tuturnya.

Kisah lain datang ketika Lady Di mengadakan kunjungan kenegaraan ke Nepal. Vibrator miliknya ketinggalan. Saat sadar, Diana Spencer segera menyuruh orang di Kensington Palace untuk menerbangkan benda kesayangannya itu ke tempat dia berada.

“Beliau menganggap benda itu sangat penting, dia bisa dibilang percaya takhayul. Ketika kami tiba di Nepal dan sedang menghadiri parade, dia menengok ke saya dan mengatakan, ‘Saya berharap kita bisa membawa Le Gaget kemari, Ken kau tahu kan kalau segala sesuatunya tidak akan berjalan dengan baik tanpa dia’,” tulis Ken dalam bukunya.

Akhirnya, Wharfe menghubungi sekretaris Diana di Kensington Palace untuk mengirim alat penggetar itu dengan tas diplomatik ke Kedutaan Inggris di Nepal. Benda itu sampai saat Dubes Inggris untuk Nepal kala itu sedang mengadakan konferensi pers di kediamannya. Dibalut rapi dalam sebuah paket yang tersegel, Le Gaget diantarkan ajudan kerajaan Nepal (Gurkha) dengan sebuah nampan perak.

Dari Kedubes Inggris benda itu kemudian diserahkan kepada ajudan Diana, Kapten Ed Musto dari Militer Kerajaan. Sesuai prosedur, paket itu harus dibuka untuk diperiksa isinya sebelum jatuh ke tangan Diana. Sayangnya, dia membuat keputusan yang keliru karena memerintahkan paket itu dibuka tepat di depan para tamu undangan.

“Sontak semua orang diam terpaku ketika melihat isinya. Kemudian Putri Diana dengan santai bilang ‘Oh, pasti itu paket untuk saya’, lalu mulai tertawa. Kapten Musto berusaha tenang dan memasukkan Le Gaget ke dalam sakunya. Dubes kami saat itu juga bersikap terlalu diplomatis sampai-sampai tidak bisa berkomentar. Sementara yang lain saling melirik bingung,” ujarnya.