4 Hoaks Mengenai Penularan AIDS atau HIV

23
HIV AIDS. (Foto: Houston Defender)

MataNaga – Dalam beberapa tahun terakhir, kata hoaks sudah bukan hal yang baru lagi untuk didengar di dunia ini.

Hoaks merupakan kabar atau berita yang tidak benar dan hanya bertujuan agar dapat mencari sensasi atau ketenaran sesaat saja.

Kabar hoaks pun bisa menyebar ke berbagai bidang, mulai dari politik, olahraga, hiburan, dan juga kesehatan, di mana yang cukup banyak dimunculkan adalah mengenai penularan AIDS atau HIV.

Informasi yang diedarkan pun membuat sejumlah masyarakat yang membaca menjadi kebingungan dan tidak tahu mana yang benar (fakta) atau hoaks.

Situasi ini juga tentu akan membuat pemikiran kepada banyak orang tentang HIV/AIDS (ODHA) yang dapat mengalami diskriminasi sosial oleh masyarakat yang salah paham.

Tak hanya itu, Hoaks ini juga akan menghambat usaha tenaga medis dan aktivis yang mau mengampanyekan pencegahan AIDS atau HIV serta bagaimana cara merawat ODHA.

Tenaga Medis Klinik Angsamerah Jakarta, Dokter Adyana Esti, mengatakan deretan hoaks yang meliputi HIV/AIDS yang harus dipahami faktanya oleh masyarakat.

1. HIV/AIDS Dapat Menular Melalui Pemakaian alat makan

Ada juga yang mengatakan jika menggunakan sendok, garpu atau atau alat makan lainnya yang dilakukan secara bergantian antara ODHA dengan orang sehat bisa menularkan HIV.

Jelas ini hoaks, selain karena virus dapat mati di udara bebas, virus di dalam air liur tak cukup banyak untuk ditularkan pada orang lain.

2. HIV/AIDS Bisa Menular Melalui Pemakaian Pisau Cukur

Tak sedikit yang menyatakan jika menggunakan pisau cukur secara bergantian dalam anggota keluarga atau di tempat potong rambut bisa menyebabkan tertular HIV.

Pada faktanya, menggunakan pisau cukur secara bergantian dengan ODHA tidak akan berpengaruh atau menularkan virus.

Hal ini karena virus mudah mati di udara bebas. Namun yang disarankan adalah penggunaan pisau cukur tidak dilakukan secara bergantian untuk kebersihan.

3. Lewat ciuman

Ada yang mengatakan jika berciuman juga bisa menyebabkan kita tertular HIV atau AIDS. Pernyataan ini tentu hoaks, sebab virus HIV tinggal di sel T, yakni salah satu bagian sel darah putih pada manusia. Sel ini berada di seuruh cairan tubuh manusia dalam jumlah yang berbeda.

Paling banyak berada dalam darah, lalu cairan vagina, cairan semen atau air mani serta ASI.

Memang benar jika virus ada di air liur, air mata dan keringat, namun jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak akan cukup untuk menularkan virus HIV.

4. Virus HIV Bisa Ditularkan Melalui Jarum yang Ditancapkan pada Kursi Bioskop

Beberapa waktu yang lalu, mungkin tidak hanya di Indonesia yang dihebohkan dengan adanya kabar yang mengatakan jika ada orang yang sengaja menaruh jarum yang sudah terinfeksi HIV lalu ditancapkan pada kursi bioskop.

Jadi, setelah virus HIV yang telah ditaruh dalam jarum yang ditancapkan pada kursi bioskop dan jarum tersebut diduduki oleh orang lain, maka orang tersebut bisa terkena HIV.

Jelas ini juga hoaks. Virus HIV itu mudah mati di udara bebas dalam waktu kurang dari 1 menit. Tanpa induknya, seperti sperma, cairan vagina, darah, ASI, maka virus yang ada di udara bebas akan mudah mati.