Dianggap Pahlawan, Nama Iniesta Diabadikan di Sejumlah Tempat Kelahirannya

63
Andres Iniesta. (Foto: Squawka)

MataNaga – Berhasil meraih banyak gelar seperti La Liga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Dunia, dan Piala Eropa membuat nama Andres Iniesta benar-benar dianggap sebagai maestro sepakbola.

Meski tak mencetak banyak gol seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, namun peranan Iniesta bagi tim yang ia bela sangatlah besar.

Hal inilah yang menjadikan mantan pemain Barcelona itu sangat dihormati baik bagi rekan setimnya, maupun para pemain lawan.

Waktu memang telah berlalu dengan sangat cepat, kini Iniesta sudah memasuki masa akhir dari kariernya sebagai pesepakbola.

Bukan hanya Barca saja yang memberikan apresiasi atau penghargaan kepada salah satu lulusan terbaik dari akademinya, tetapi juga daerah asal kelahiran Iniesta, yakni Fuentabilla, sebuah salah satu desa di kawasan Kota Albacete, Spanyol.

Dilansir dari The Sun, desa tersebut memberikan sejumlah penghargaan kepada Andres Iniesta. Mulai dari menjadikannya nama jalan, menciptakan patung, dan salah satu nama minuman anggur di restoran Grandad Bar.

“Saya kenal dan ingat Iniesta, saat dia masih kecil, dia suka main sepakbola di sini bersama teman-temannya,’ imbuh salah satu tetangga Iniesta yang namanya tidak disebutkan kepada The Sun.

“Gaya bermainnya berbeda dengan temannya, dia mampu mengendalikan permainan dengan baik, bagus dalam menggiring bola, Anda bisa melihatnya sendiri saat dia sedang bermain di sebuah pertandingan.”

“Saat libur kompetisi, dia selalu pulang ke sini bersama keluarganya. Dia suka mampir ke bar, kemudian membawa anak-anaknya bermain di taman, dia sosok pria yang baik dan sederhana,” tambahnya.

Sekedar informasi, desa tempat Iniesta tinggal itu letaknya tidak terlalu jauh dengan Ibu Kota Spanyol, Madrid.

Selain itu, saat masih kecil juga Iniesta yang sempat merasakan bermain di akademi Albacete dan dirinya pun ingin bermain bagi Albacete di level senior.

Hanya saja, niatan Iniesta tak terjadi karena ayahnya yang penggemar sepakbola lebih ingin melihat anaknya bermain bersama Barca.

Rupanya, pilihan sang ayah tepat. Iniesta bergabung bersama akademi Barcelona yang dikenal dengan nama La Masia pada 1996 hingga 2001, kemudian masuk ke Barcelona B pada musim 2001/02, kemudian di musim berikutnya ia dipromosikan ke tim senior oleh pelatih fenomenal, Louis van Gaal.

Sejak saat itulah hingga pertengahan 2018 ini Iniesta berkarya di dunia sepakbola, tidak hanya untuk klubnya tetapi juga bagi negara Spanyol. Kini, Iniesta bermain dengan klub yang sangat jauh dari Spanyol, yaitu Vissel Kobe di Jepang.