Ingat! Besok Lebaran Jangan Sampai Kalap Makan, Agar Kolesterol Tidak Naik

58
Lebaran Jangan Sampai Kalap Makan Agar Kolesterol Tidak Naik
Tes Kolesterol. (Foto: Parahitanews.com)

Jakarta – Besok lebaran! Opor ayam, rendang, gulai daging, sate kambing, sambal goreng ati ampela, segala macam kue dan minuman manis siap dihidangkan di hari lebaran.

Biasanya nih, lebaran hari pertama dijadikan ajang ‘balas dendam’ setelah berpuasa selama satu bulan penuh. Padahal makanan yang disajikan saat lebaran kebanyakan mengandung santan dan berlemak. Nah ada beberapa panduan biar kolesterol nggak mendadak jadi tinggi saat lebaran.

“Sate kambing boleh makan, namanya juga makanan. Intinya asal tahu porsi boleh-boleh saja yang penting kalau makan, tahu batasnya,” tutur dr Vito A Damay, SpJP, spesialis jantung dan pembuluh darah saat berbincang dengan detikcom di IGTV dan ditulis Sabtu (23/5/2020).

Sebenarnya, kolesterol naik dan kalap makan nggak nggak cuman terjadi di hari lebaran saja. Kata dr Vito, saat ini banyak orang yang tidak menerapkan pola hidup sehat, sering makan makanan manis dan berlemak meski di hari biasa yang ujung-ujungnya meningkatkan kolesterol sehingga berujung pada masalah kesehatan jantung.

“Yang jadi masalah, risiko seseorang bisa meningkat karena dia makan sembarangan. Makan sembarangan itu berarti makan yang berlemak dan manis-manis setiap hari. Sekarang orang bisa minum boba hampir tiap hari, jadi nggak lebaran juga sama saja,” jelasnya.

Untuk menjaga diri agar kolesterol nggak nanjak, selain harus membatasi makan, penting untuk selalu berolahraga secara rutin. Tak perlu memilih olahraga atau latihan ekstrem, cukup jogging, berenang, atau bersepeda.