Tragis! Jasad Pasien Corona di Bolivia di Tinggalkan di Jalanan Oleh Keluarga Pasien

26
Jasad Pasien Corona di Bolivia di Tinggalkan di Jalanan Oleh Keluarga Pasien
Ilustrasi. (Foto: Liputan6.com)

Jakarta – Keluarga korban virus Corona di Bolivia meninggalkan peti mati kerabat mereka di jalanan selama beberapa jam pada Sabtu kemarin. Mereka mengaku kesulitan dalam proses pemakaman kerabatnya di tengah pandemi Corona.

Dikutip dari New York Daily News, petugas pemakaman akhirnya tiba untuk mengambil peti mati kerabat mereka yang ditinggalkan di pegunungan Andes, Bolivia. Sehingga akhirnya bisa dikuburkan, demikian lapor The Associated Press.

Keluarga yang kemungkinan menjadi korban virus Corona di Bolivia meninggalkan peti mati kerabat mereka di jalan memprotes kesulitan mengubur orang yang dicintai di tengah pandemi Corona. “Korban berusia 62 tahun, seorang pria yang diduga meninggal akibat virus Corona tetapi tubuhnya belum dipindahkan dari rumahnya karena berisiko terjadinya penularan,” kata tetanggaRembertoArnez kepada media setempat.

“Kota ini dihuni sekitar 630.000 dan kebetulan mengumpulkan sekitar 17 mayat sehari,” kata Kolonel Polisi Iván Rojas di sebuah konferensi pers.

Meskipun para pejabat menyiapkan 250 plot pemakaman baru untuk pemakaman utama di Cochabamba, mayat yang dikumpulkan saat ini dikremasi jumlahnya sedikit, demikian penjelasan Menteri Tenaga Kerja nasional Óscar Mercado kepada wartawan.

“Oven krematorium kecil. Di situlah mayat dikumpulkan,” kata Mercado.

Dikutip dari Worldometers Corona, Bolivia telah mengkonfirmasi lebih dari 41.545 kasus dan 1.530 kematian.