Kenali Perbedaan Antara Stres dan Kecemasan

30
Sering Terlihat Sama, Begini Beda Stres dan Kecemasan
Ilustrasi. (Foto: Job2Go)

Matanaga – Stres dan rasa cemas seringkali mewarnai hidup kita. Ini hal yang wajar terjadi. Pasalnya, stres dan kecemasan merupakan bagian alami dari respon “fight or flight” yang terjadi saat tubuh berada dalam situasi bahaya.

Ketika merasa terancam, tubuh akan melepaskan hormon stres. Hormon stres inilah yang membuat jantung berdetak lebih kencang dan aliran darah juga lebih cepat.

Kondisi ini juga membuat pernapasan berjalan lebih cepat dan tekanan darah meningkat. Pada saat yang sama, indera seseorang menjadi lebih tajam, dan tubuh melepaskan nutrisi ke dalam darah untuk memastikan semua bagian memiliki energi yang dibutuhkan. Proses ini terjadi sangat cepat saat kita mengalami stres.

Sementara itu, kecemasan merupakan respon tubuh terhadap stres tersebut. Banyak orang merasa tertekan, gelisah, atau takut saat mengalami kecemasan.

Gejala

Ada banyak kesamaan gejala antara stres dan kecemasan. Ketika seseorang mengalami stres, mereka bisa mengalami gejala berikut:

* detak jantung lebih cepat
* bernafas lebih cepat
* pikiran cemas
* kemurungan, lekas marah, atau marah
* ketidakbahagiaan umum
* perasaan kewalahan
* kesepian
* mual
* pusing
* diare atau sembelit

Saat mengalami kecemasan, seseorang juga bisa merasaan gejala berikut:

* detak jantung lebih cepat
* bernafas lebih cepat
* perasaan tidak nyaman atau takut
* berkeringat
* diare atau sembelit
* kegugupan
* ketegangan
* kegelisahan

Beda stres dan kecemasan, Stres dan kecemasan adalah bagian dari reaksi tubuh yang sama dan memiliki gejala serupa. Itu sebabnya, sangat sulit membedakan keduanya.