Universitas di China Ini Tolak Mahasiswa yang Telah Lakukan Operasi Plastik

200

MataNaga – Di dunia ini, terdapat berbagai macam universitas yang memiliki peraturan-peraturan lazim yang mereka terapkan.

Ada universitas yang tidak memperbolehkan mahasiswanya mengonsumsi narkoba, ada pula universitas yang dikhususkan untuk wanita atau pria seorang.

Namun, tidak untuk universitas satu ini. Di China, terdapat sebuah universitas bernama Universitas Seni Shandong. Universitas khusus kesenian tersebut memiliki sebuah peraturan unik bagi mereka yang ingin mencari ilmu di sana.

Bisa dikatakan, peraturan yang diterapkan oleh Universitas Seni Shandong itu ‘nyeleneh’ bila dibandingkan dengan peraturan dari berbagai macam universitas yang berada di sekitarnya.

Dilansir dari medium.com, Universitas Seni Shandong tidak akan menerima calon mahasiswa yang ketahuan atau mengaku telah melakukan operasi plastik.

Lantas, apa alasannya? Secara gamblang sembari menyindir, Dong Liang selaku dekan jurusan film dan televisi Universitas Seni Shandong itu mengatakan bahwa dengan melakukan operasi plastik, itu sama saja dengan mengikatkan karung pasir ke dalam wajah atau tubuh Anda.

Sementara menjadi seorang presenter atau artis akan menarik perhatian jutaan orang di luar sana. Sehingga dengan adanya ‘kantung plastik’ di wajah atau tubuh Anda, dapat memengaruhi ekspresi yang diberikan, yang mana merupakan hal palsu untuk diperlihatkan.

“Aktor dan presenter akan menarik perhatian jutaan orang. Operasi plastik seperti mengikatkan karung pasir ke wajah Anda, mau tidak mau ini memengaruhi ekspresi wajah Anda yang halus,” ucap Dong Liang, dikutip dari medium.com.

Apa yang dilakukan oleh Universitas Seni Shandong itu tampak sebagai bentuk perlawanan kepada para aktor maupun aktris yang telah terkenal, dan juga telah menjalani prosedur operasi plastik.

Selain melarang calon mahasiswa yang telah melakukan operasi plastik, peraturan unik lainnya dalam Universitas Seni Shandong adalah melarang para mahasiswanya untuk mengenakan makeup atau berdandan secara berlebihan.

“Mereka harus mengandalkan keindahan alam (bakat alami) mereka untuk menonjol dan fokus pada pengembangan keterampilan profesional mereka,” tutur Dong Liang menambahkan.

“Kami tidak akan menerima riasan berat termasuk operasi plastik, bahkan untuk menutupi bekas luka sekalipun. Kualitas dan kemampuan profesional lah yang penting,” tutupnya.

Meskipun dikenal ketat dalam peraturan, Universitas Seni Shandong justru mengalami pertambahan peminat calon mahasiswa. Dikabarkan, pihak akademi menerima lebih dari 9.000 orang calon mahasiswa yang memberikan lamarannya.