Anies Baswedan: Ada Gagasan Mendalam di Balik Wajah Baru Jakarta

62
HUT Jakarta Anies Baswedan
Anies Baswedan: Ada Gagasan Mendalam di Balik Wajah Baru Jakarta

MataNaga – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut “Wajah Baru Jakarta”, bukan hanya slogan bak barang baru, melainkan ada gagasan di baliknya. Ia pun mencontohkan keberadaan kereta MRT yang beroperasi di Jakarta, ada ide untuk membuat interaksi antar warga.

“Bila anda menyaksikan bangunan MRT, bila anda menyaksikan integrasi transportasi, maka di belakangnya adalah gagasan untuk membuat lebih banyak interaksi antar warga,” ujar Anies dalam sambutan pada nalam puncak HUT DKI Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (22/6/2019) malam.

Anies juga mengatakan jika warga menyaksikan trotoar yang lebih luas, trotoar yang ramah pada semua, di belakangnya ada gagasan untuk membuat fasilitas publik yang setara bagi semuanya. Siapa saja kata dia dapat kesempatan yang sama.

“Bila anda menyaksikan taman-taman yang muncul di Jakarta. Jangan membayangkan sekadar bangunan fisik. Tapi di belakang itu ada gagasan tentang menjadikan taman-taman sebagai tempat retensi air, tempat untuk berekspresi. Mengapa? Karena taman-taman itu dibangun bersama dengan masyarakat, bukan pemerintah sendiri. Gagasannya lewat masyarakat kok,” tutur dia.

“Bila anda menyaksikan dinding-dinding yang bergambar mural. Jangan membayangkan itu sekadar membangun dinding bermural. Tapi bayangkan, ini soal fasilitasi warga dalam membangun kota, di dalam menghias kota. Dan di balik itu ada pesan penting, bahwa kota ini bukan dibangun oleh pemerintah saja, kota ini dibangun oleh seluruh unsur masyarakat yang ada di kota ini,” sambungnya.

Tak hanya itu, Anies menyebut pesan penting dari “Wajah Baru Jakarta” tidak hanya melihat bangunan fisiknya yang nampak, namun ada gagasan di baliknya.

“Jangan hanya melihat bangunan fisiknya yang nampak. Tapi di balik itu semua, ada gagasan, ada pesan penting, dan ada tujuan yang hendak dicapai. Bukan sekadar membangun fisiknya, tapi mengubah cara berpikirnya, paradigmanya, cara bekerjanya, sekaligus juga pola interaksinya,” ucap dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun mengajak warga untuk memperlakukan Jakarta sebagai kanvas untuk semua serta berpartisipasi.

“Kami mengundang kepada seluruh warga. Mari lukis kanvas yang hari ini terbuka untuk seluruh warga Jakarta, yaitu kanvas Ibukota untuk tampil lebih indah, tampil lebih ramah, tampil lebih lestari kepad semuanya,” tandasnya.

Baca juga:
HUT DKI Jakarta ke-492 Telan Biaya Rp20 Miliar
5 Tempat Wisata GRATIS di Jakarta
5 Tempat Wisata di Jakarta yang Lagi HITS