Gara-gara Milenial, Fujifilm Kembali Rilis Film Monokrom

14
Fujifilm Neopan 100 Acros II. (Foto: Uncrate)

Jakarta – Fujfilm kembali memasuki pasar film monokrom setelah menyetop produksinya lebih dari setahun lalu.

Dalam keterangannya, Fujifilm mengaku kembali memasuki pasar film negatif ini setelah mendapat masukan dari golongan milenial dan Gen Z, yang dideskripsikan oleh Fujifilm sebagai penggembar baru film.

Kembalinya Fujifilm ke pasar film negatif monokrom ini ditandai dengan kembali dikembangkannya film Neopan 100 Acros II, demikian dikutip dari The Verge, Selasa (11/6/2019).

Acros sendiri adalah merk ikonik milik Fujifilm, yang juga dipakai sebagai ‘filter’ simulasi film monokrom di jajaran kamera seri X-nya. Neopan 100 Acros II nantinya bakal tersedia dalam format 35mm dan 120mm.

Film negatif itu pun disebut Fujifilm akan mempunyai grain yang lebih halus dan ketajaman lebih tinggi dibanding Neopan 100 Acros karena adanya teknologi Super Fine-Σ. Film ini sendiri bakal mulai dijual di Jepang pada musim gugur 2019, dan akan dibawa ke pasar lain sesuai dengan permintaan.

Kabar dari Fujifilm ini seperti sebuah angin segar bagi pencinta fotografi film yang saat ini pilihan filmnya sudah semakin terbatas karena banyak pabrikan — salah satunya Fujifilm — terus menambah jenis film yang disetop produksinya. Pabrikan asal Jepang itu juga pada awal 2019 mengumumkan adanya kenaikan harga sebesar 30% untuk produk fotografi film.