Sperma Yang Sehat Dapat Dilihat dari Kekentalan dan Warnanya

47
Ciri-ciri sperma yang baik dan sehat
Ilustrasi. Foto: HonestDocs)

Jakarta – Ciri-ciri sperma yang baik dan sehat bisa dilihat dari banyak hal, termasuk tekstur dan warna sperma. Lalu apa saja tanda-tanda yang menunjukkan ciri-ciri sperma yang baik dan sehat?

Berikut ciri-ciri sperma yang baik dan sehat, dirangkum dari berbagai sumber.

Bagaimana warna sperma yang sehat?

Jika warna sperma berubah warna, mungkin kamu akan mulai khawatir terkait dengan kondisi kesehatanmu. Dikutip dari Healthline, warna sperma yang baik dan sehat biasanya berwarna putih atau abu-abu keputihan.

Jika warna sperma berubah menjadi kuning tidak perlu terlalu khawatir tetapi tetap waspada terkait kemungkinan kondisi medis yang bisa mendasari perubahan warna sperma tersebut.

Cairan sperma yang berwarna kemerahan hingga kecoklatan bisa jadi tanda tercampur oleh darah.

Bagaimana tekstur sperma yang sehat?

Ciri-ciri sperma yang baik dan sehat memiliki tekstur yang kental. Tekstur sperma yang kental diperlukan agar sperma bisa bertahan di dalam vagina dan bertemu sel telur.

Hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan meminum alkohol untuk tetap memiliki tekstur yang sperma yang kental, agar spermamu tetap sehat.

Jika tekstur sperma cair, masih bisa dikatakan sperma yang sehat?

Sperma yang teksturnya berair bisa menandakan jumlah sperma rendah dan berisiko mengalami masalah kesuburan. Sperma yang teksturnya seperti cair ini bisa menandakan kondisi tubuh sedang tidak baik.

Bagaimana caranya supaya sperma kembali kental?

Ciri-ciri sperma yang sehat memiliki tekstur yang kental. Agar sperma kembali kental cobalah untuk konsumsi banyak sayur-sayuran hijau sperti bayam, selada. Lalu buah-buahan seperti jeruk dan juga kacang-kacangan seperti kacang polong.

Apa pola hidup yang harus dihindari agar sperma bisa tetap sehat?

Penting untuk membiasakan diri tidak merokok dan tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang. Bisa juga untuk konsultasi dengan dokter jika jumlah sperma terus menerus sedikit. Penting untuk tetap kelola stres, karena hal ini juga berpengaruh pada jumlah sperma dan kesehatan sperma.