Diajak Bos Liburan ke Pantai Bugil, Eh Bule Lagi Berjemur Malah Disodok

5641

MataNaga – Sukirman (18 tahun) merupakan salah satu warga pedalaman Cipayung. Ia sudah bekerja sebagai office boy selama dua tahun di salah satu perusahaan yang sedang berkembang di Jakarta Pusat.

Suatu ketika, Marko (28 tahun) sang pimpinan perusahaan mengajak seluruh karyawannya yang berjumlah 20 orang, termasuk Sukirman untuk pergi berlibur ke Pantai Woodstock di Amerika Serikat (AS).

Sukirman juga diajak oleh Marko, karena ia menganggap Sukirman telah menjalankan tugasnya dengan baik. Yaitu mampu membuat kantor menjadi bersih dan nyaman serta dapat melayani 21 orang dalam kantor dengan baik.

Di pantai tersebut terkenal dengan kebebasan pengunjung yang ingin bertelanjang diri alias bugil, namun tidak diwajibkan juga untuk benar-benar telanjang.

Nah, karena budaya yang berbeda, maka seluruh karyawan termasuk Marko dan Sukirman pun pergi ke pantai itu seperti liburan di pantai Indonesia, yaitu menggunakan pakaian renang.

Sementara 8 orang wanita karyawan itu lebih sepakat untuk menggunakan bikini, sedangkan 4 orang prianya nekat untuk hanya menggunakan celana dalam alias kolor saja.

Semula dari awal perjalanan sampai tiba di AS semuanya berjalan baik-baik saja. Karena Sukirman benar-benar berasal dari kampung, jadi di negara tersebut ia gantian dan dibantu oleh beberapa pekerja kantor termasuk Marko, seperti memesan makanan atau berbelanja pakaian.

Hingga tiba kejadian tak terduga pun tiba, tepatnya saat sudah berada di pantai Woodstock alias pantai yang pengunjungnya bisa bugil.

Karena belum terbiasa, tentunya hampir seluruh pria di perusahaan itu benar-benar dibuat kagum dan tak bisa berkata apa-apa, mungkin buat mereka saat itu mereka sedang berada di surganya dunia.

Sebab, cukup banyak bule-bule wanita yang berjalan, berenang, berjemu dalam keadaan telanjang bulat.

Ketika sedang ada waktu bebas, Sukirman yang sedang berjalan-jalan di pinggir pantai tiba-tiba langkahnya terhenti.

Ya, hanya sekitar 10 langkah dari pinggir pantau (tepi laut), ia melihat sosok wanita bule bertubuh seksi yang sedang berjemur seorang diri.

Dari kejauhan aksi Sukirman dilihat oleh Marko, Tommy (26 tahun), dan Ryan (25 tahun) dan ketiganya juga tidak curiga jika Sukirman akan berbuat yang aneh.

Saat melihat sang bule yang sedang berjemur dalam keadaan telanjang dan wajahnya ditutupi dengan topi bundar, tiba-tiba Sukirman membuka celananya hingga membuat dirinya dalam keadaan telanjang.

Sementara Marko, Tommy, dan Ryan hanya berpikir jika Sukirman sudah mulai nekat dan mau menggoda sang bule.

Namun siapa yang sangka, ternyata Sukirman malah menduduki sang bule yang kemudian ia goyang sambal meremas-meremas buah dadanya, hingga si bule ini berteriak dan memukul Sukirman.

Sontak, Marko, Tommy, dan Ryan pun kaget dan ketiganya langsung berlari menuju Sukirman untuk memberikan pertolongan.

Rupanya, si bule ini juga pandai bela diri, karena saat ketiganya datang, Sukirman sudah diangkat dan dibanting oleh si bule.

Ketika ingin diinjak, Marko langsung mencegahnya dan meminta maaf sebesar-besarnya dan menjelaskan jika Sukirman berasal dari orang pedalaman.

Sambil memberikan ceramah, Marko tetap meminta maaf. Beruntung si Bule ini tidak melaporkannya ke pihak keamanan.

Saat berada di tempat yang jauh, Ryan menanyakan ke Sukirman bagaimana dia bisa senekat itu dan juga memberikan beberapa pertanyaan nakal.

“Lu berani juga ya Man, kok bisa nekat gitu? Tapi gimana sama bule? Enak gak? Sempet masuk kan tadi, gimana dadanya?” tanya Ryan.

“Gak tau bang, khilaf saya tadi. Apanya yang enak, gak sampe masuk tadi, kalau dadanya agak keras ya, saya belom nikmatin tau-tau udah dibanting,” jelasnya.

Mendengar pengakuan OB-nya Marko, Tommy, dan Ryan hanya bisa tertawa. Namun mereka juga memperingatkan Sukirman agar tidak mengulanginya lagi.