PERKENALAN SISTEM PERJUDIAN NEGATIF DAN POSITIF

763
Sistem Judi
Sistem Perjudian Positif VS Negatif. (Foto: MataNaga)

MataNaga – Sistem perjudian artinya adalah bertaruh dengan prinsip (sistem) yang telah diterapkan sejak awal. Dimana metode perubahan jumlah taruhan, kapan harus bertaruh dan kapan harus menahan diri – tergantung dari apa yang terjadi pada ronde sebelumnya – dengan tujuan untuk meningkatkan kemungkinan menang dalam jangka pendek.

Sebetulnya tidak ada sistem perjudian yang dapat mengalahkan / mengakali keunggulan bandar, gunakan sistem ini untuk hiburan semata dan jangan pernah gunakan untuk mencari uang.

Sistem perjudian dibagi menjadi dua sistem utama:

1. Sistem perjudian negatif.
2. Sistem perjudian positif.

SISTEM PERJUDIAN NEGATIF

Pada sistem perjudian negatif, pemain meningkatkan jumlah pemasangan ketika pemain kalah dan menurunkan jumlah pemasangan ketika menang.

Ilustrasi:
Anda bertaruh Rp. 100.000 dan kalah, maka pemasangan taruhan berikutnya harus lebih besar dari Rp. 100.000 atau ketika Anda bertaruh Rp. 100.000 dan menang, maka pemasangan taruhan berikutnya harus lebih kecil atau sama dengan Rp. 100.000.

Beberapa sistem perjudian negatif yang populer:

1. Sistem Martingle
Sistem ini adalah sistem perjudian yang sangat terkenal, dengan sistem ini Anda harus terus menggandakan pemasangan ketika kalah, dan kembali ke pasangan awal ketika menang.

2. Sistem Labouchere

Sistem Labouchere diciptakan oleh pemain fanatik rolet bernama Henry Labouchere (1812 – 1912). Sistem perjudian ini sedikit rumit. Tidak seperti sistem martingle yang mencoba mendapatkan kembali seluruh kekalahan pada pemasangan berikutnya, sistem labouchere mencoba untuk mendapatkan kembali kekalahan dengan beberapa kemenangan kecil.

3. Sistem D’Alembert
Sistem perjudian yang diciptakan oleh Jean-Baptise le Rond d’Alembert – sitem perjudian ini biasa digunakan untuk taruhan 50-50 (even money) seperti hitam/merah pada rolet, banker/player pada bakarat dan sebagainya.

4. Sistem Fibonacci
Tidak diketahui siapa yang menciptakan sistem ini. Sistem perjudian ini pertama diperkenalkan oleh ahli matematika asal India dan menjadi terkenal ketika muncul pada buku ‘Liber Abaci’ (Bahasa Indonesia: Buku hitung). Sistem perjudian ini menggunakan urutan angka yang sangat penting dalam matematika – biasa disebut sistem bilangan alam.

SISTEM PERJUDIAN POSITIF
Terbalik dari sistemn perjudian negatif, pada sistem perjudian positif pemain meningkatkan jumlah pemasangan ketika pemain menang dan menurunkan jumlah pemasangan ketika kalah.

Ilustrasi:
Anda bertaruh Rp. 100.000 dan kalah, maka pemasangan taruhannya berikutnya lebih kecil atau sama dengan Rp. 100.000 atau ketika Anda bertaruh Rp. 100.000 dan menang, maka taruhan berikutnya lebih besar dari Rp. 100.000.

Beberapa sistem perjudian positif yang terkenal:

1. Sistem Paroli
Kebalikan dari sistem Martingle, sistem Paroli menggandakan pemasangan ketika menang, dan kembali ke pasangan awal ketika kalah.

2. Sistem 1-3-2-6
Sistem perjudian ini memperbesar pemasangan ketika menang sesuai dengan urutannya (1-3-2-6). Pemasangan pertama menang, pemasangan kedua 3 kali lipat dari pemasangan pertama, Jika menang, maka pemasangan ketiga adalah 2 kali lipat dari pemasangan pertama, Jika menang, maka pemasangan keempat adalah 6 kali lipat dari pemasangan pertama. Setelah itu jumlah taruhan kembali ke jumlah taruhan pertama. Jika kalah selalu kembali ke pasangan awal.

3. Sistem Labouchere terbalik
Seperti namanya, sistem ini merupakan kebalikan dari sistem labouchere, idenya adalah untuk tetap meraih kemenangan meskipun frekwensi kekalahan lebih banyak daripada kemenangan.

4. Sistem kontra D’Alembert
Teori sistem kontra D’Alembert adalah meningkatkan 1 unit pemasangan pada setiap urutan kemenangan, dan menurunkan 1 unit pemasangan ketika kalah.

Baca juga:
5 Resiko Judi Online Indonesia yang WAJIB Diwaspadai
5 Ilmu Dasar Judi Slot Mesin
Rumus Ampuh Menang 100% Judi Roulette Online
Memahami Probabilitas dalam Perjudian