9 Kiat Jitu Melepaskan Diri Dari Jeratan Candu Judi (Bagian 2)

46
Tips judi
9 Kiat Jitu Melepaskan Diri Dari Jeratan Candu Judi (Bagian 2)

MataNaga – Bagi mereka yang sudah kecanduan judi, menang atau kalah bukan masalah. Karena kalaupun mereka menang, mereka akan terus bertaruh untuk mencari kemenangan yang lainnya. Dan jika bandar yang selalu menang, kenapa tidak sekalian saja mempertaruhkan semuanya karena sudah kepalang basah?

Kecanduan judi pada akhirnya bisa benar-benar menghancurkan hidup Anda, baik secara finansial, fisik, emosional, maupun sosial. Kecanduan judi bahkan tidak hanya menimbulkan bahaya bagi diri si pecandu itu sendiri.

National Council on Problem Gambling (NCPG) di Amerika Serikat memperkirakan bahwa kebangkrutan, pencurian, KDRT dan pengabaian anak, penyitaan rumah dan investasi lainnya, hingga bahkan bunuh diri orang-orang terdekat juga terkait dengan candu perjudian.

Kiat-kiat di bawah ini bisa membantu Anda atau orang terdekat Anda yang kecanduan judi untuk mulai memberantas masalahnya.

Baca juga:
9 Kiat Jitu Melepaskan Diri Dari Jeratan Candu Judi (Bagian 1)
TKI Taiwan Menangkan Loterai Jutaan Rupiah
5 Bonus yang Diberikan dalam Judi Online

4. Terus terang dengan orang yang Anda percaya
Anda harus memberi tahu tentang masalah Anda pada sahabat atau anggota keluarga yang Anda percaya. Dengan mengumpulkan dukungan yang tepat dari orang di sekitar Anda, ini akan membantu memperkuat dan memertegas keberadaan sisi rasional Anda dan mematikan hasrat ngidam judi Anda.

Namun memang, terbuka pada teman atau anggota keluarga tentang kecanduan seringkali merupakan bagian yang paling sulit dan mengkhawatirkan dari keseluruhan proses pemulihan.

Tidak seperti kecanduan lain, seperti dengan obat-obatan terlarang atau alkohol, tidak ada gejala dan tanda fisik yang langsung mengatakan bahwa seseorang mungkin menderita kecanduan judi. Kecanduan ini mudah disembunyikan dan kerabat dekat Anda Anda mungkin belum pernah mencium gelagat bermasalah Anda.

Tanda-tanda kecanduan judi justru sangat samar dan bisa disalahpahami sebagai masalah sepele lainnya, seperti mulai menarik diri dari interaksi sosial, menunjukkan perubahan suasana hati, atau tidak lagi terbiasa melakukan hobi dan aktivitas yang sebelumnya Anda anggap menyenangkan.

Orang lain bisa mengira Anda sedang sakit, depresi, hanya kecapekan dan malas, hingga menuding Anda berselingkuh.

Tapi dengan menceritakan masalah Anda pada orang lain, baik Anda dan orang kepercayaan Anda akan merasa lebih baik begitu masalah sudah terungkap jelas.

“Kemungkinan mereka menduga ada yang salah karena perubahan perilaku Anda, dan dengan cara ini mereka akan merasa sedikit lega bahwa yang selama ini mereka kira adalah salah — meski masih khawatir pada Anda,” tambah Karter.

Dengan cara ini, Anda tahu bahwa Anda akan mengecewakan seseorang jika Anda gagal menahan godaan dan kambuh lagi untuk berjudi.

5. Blokir akses Anda ke perjudian
Blok akses Anda ke jenis perjudian yang bikin Anda kecanduan, misalnya judi online atau judi bola, hingga yang perlu datang ke kasino. Lalu, tutup total semua akses ke semua dan segala bentuk perjudian.

Ini akan mengakhiri kebiasaan Anda dan — dengan bantuan orang kepercayaan Anda — Anda akan cenderung menjauh dari situs dan aplikasi perjudian daripada jika Anda mencoba untuk berhenti sendiri.

Langkah ini akan memungkinkan Anda menyadari bahwa perjudian bukanlah jalan keluar yang tepat. Banyak orang yang berjudi sebagai bentuk pelarian — aktivitas untuk mengalihkan perhatian mereka dari stres dan tekanan di kehidupan sehari-hari.

Namun, pada akhirnya, Anda akan menyadari bahwa ini bukan sebuah solusi, dan bahwa akan ada kerugian yang tak terelakkan yang menyambut Anda di akhir hari.

6. Lepaskan kendali keuangan Anda
Minta bantuan orang terpercaya Anda untuk sementara mengatur seluruh keuangan Anda, misalnya dalam jangka waktu empat minggu.

Dengan memberi orang lain kendali atas uang Anda, baik itu rekening bank atau kartu kredit, beban Anda akan sedikit terangkat dan ini akan memudahkan Anda untuk melanjutkan hidup tanpa bayang-bayang perjudian.

Selama masa ini pula Anda disarankan untuk mencari bantuan pengelolaan hutang. Hutang yang tidak terurus hanya mendorong siklus kecanduan kembali menyala dalam diri (berjudi untuk cari uang bayar hutang). Kebiasaan berjudi untuk menutup hutang adalah salah satu kebiasaan tersulit untuk dipecahkan.

7. Cari kesibukan lain yang lebih sehat
Menutup akses Anda ke sumber perjudian tidak akan serta merta langsung menghilangkan hasrat berjudi Anda. Jadi, seperti halnya mencoba mengalahkan kecanduan lainnya, penting untuk mencari berbagai aktivitas lain yang lebih sehat untuk menjaga tubuh dan pikiran tetap sibuk.

Misalnya dengan olahraga atau ikut kelas keterampilan. Cara ini juga direkomendasikan untuk menekan risiko sakau judi, yang cenderung memburuk di minggu-minggu pertama setelah berjudi.

8. Dapatkan bantuan profesional
Jika sakau judi menjadi tidak tertahankan dan Anda mulai merasa stres, depresi atau cemas, konsultasikan dengan dokter.

Pengobatan standar untuk kecanduan perjudian adalah terapi perilaku kognitif (CBT), di mana seorang terapis dan pecandu bekerja sama tatap muka untuk mengubah perilaku dan pemikiran yang merusak.

Baca juga:
5 Ibukota Perjudian di Dunia
5 Permainan Judi TerPOPULER di Indonesia
Kisah Nyata Kaya Karena Judi

CBT membantu pecandu membangun kemauan diri untuk mengatasi dan mengembangkan keterampilan kognitif guna membantu mereka melawan keinginan untuk berjudi, seperti “berpuasa” judi dalam jangka waktu yang ditentukan sebelum akhirnya menyerah pada dorongan perjudian.

CBT juga mengajarkan para penjudi bagaimana caranya menangani masalah dalam kehidupan pribadi atau finansial mereka, daripada menemukan jalan keluar lewat perjudian.

9. Berobat
Seperti pecandu narkoba yang telah menjadi tidak peka terhadap obat yang digunakannya, orang-orang yang rentan terhadap kecanduan judi seringkali mengalami kesulitan untuk merasakan sensasi “mabuk” yang persis didapat saat pertama kali berjudi memenangkan uang.

Pada akhirnya, penjudi kronis perlu mengulang lebih banyak perilaku tersebut sampai bisa mendapatkan sensasi yang ia kejar selama ini.

Kecanduan sedikit banyak dipengaruhi oleh ketidakseimbangan dopamin, yang menyebabkan hal di atas. Untuk memperbaiki ketidakseimbangan dopamin ini, psikiater sering meresepkan SSRI, antidepresan yang mempengaruhi sistem serotonin.

Obat lain yang juga diresepkan adalah lithium, yang sering digunakan pada kasus di mana orang tersebut juga memiliki gangguan bipolar, dan opium antagonis seperti nalmefene dan naltrexone, yang mengurangi sensasi bahagia positif yang terkait dengan kemenangan dari berjudi.