6 Alasan Mengapa Penjudi Tidak Pernah Berhenti

30
6 Alasan Mengapa Penjudi Tidak Pernah Berhenti. (Foto: MataNaga)

MataNaga – Judi adalah kegiatan masyarakat yang telah mengakar di berbagai belahan dunia. Awalnya hanya uji coba peruntungan tetapi setelah sekali mencoba, setiap pemainnya akan mencoba lagi dan lagi.

Inilah yang dinamakan dengan kecanduan judi dimana setiap pemainnya tak ada satu pun yang mau berlapang dada menerima kekalahan. Bahkan, kekalahan sekalipun tidak menjadikan mereka jera untuk memainkannya.

Meskipun kekalahan yang mereka alami telah menggunung, seperti ada magnet yang menarik mereka untuk kembali ke arena permainan judi berikutnya. Atas dasar ini, jangan heran jika penjudi tidak pernah berhenti.

Berikut ini 6 alasan mengapa penjudi tidak pernah berhenti (Baca juga: RESIKO PERJUDIAN):

#1 Bukan Hanya untuk Menang
Penjudi tidak pernah berhenti. Mengapa demikian? Perlu Anda ketahui bahwa orang bermain judi bukan hanya untuk menang. Pendapat inilah yang diutarakan oleh Mark Griffiths, yang merupakan salah satu psikolog dari Universitas Notingham, Inggris.

Dari survei yang telah dilakukan pada 5.500 penjudi, disinyalir bahwa prospek memenangkan uang yang melimpah menjadi faktor terkuat mengapa seseorang bermain judi. Kemudian, disusul dengan alasan karena judi menyenangkan dan karena judi seru.

#2 Kepuasan Batin
Bermain judi bukan masalah menang atau kalah, tetapi hiburan. Asumsi ini didukung oleh penemuan atas penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti yang berasal Universitas Stanford, California.

Dari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa ada sekitar 92% penjudi yang telah kehilangan batasan. Dari fakta yang ada yaitu bahwa mereka telah kehilangan sejumlah uang setelah berkunjung dari kasino rupanya tak berdampak pada kenikmatan bermain judi.

Para penjudi telah merasa puas terhadap kemenangan kecil serta mereka masih menganggap wajar suatu kerugian kecil. Hingga pada akhirnya mereka terus bermain dan para penjudi tidak pernah berhenti.

#3 Toleransi Kekalahan
Dalam suatu permainan, kalah dan menang merupakan sesuatu yang wajar, tak terkecuali untuk judi. Dalam permainan judi kekalahan bisa ditanggapi secara positif oleh penjudi untuk meraih kemenangan.

Ini tak terlepas dari harapan penjudi atas kemenangan yang mana espektasi tersebut bisa berubah jika mereka mengalami kekalahan secara terus menerus.

Robb Rutledge, salah seorang ahli saraf asal Universitas College, London bersama rekannya melakukan penelitian pada 26 subjek. Mereka melakukan pemindaian terhadap otak-otak pemain judi saat mereka tengah melakukan pilihan.

Dimana masing-masing pilihan tersebut dapat menunjukkan hasil kepastian dan ketidakpastian dalam suatu arena perjudian. Masing-masing peserta pun berkewajiban menentukan skala kebahagian yang mereka rasakan setelah memperoleh giliran maupun tiga kali memperoleh giliran menebak.

Selain itu, sebuah eksperimen yang sama, tanpa pemindaian terhadap otak, juga diterapkan pada setidaknya 18.000 peserta melalui aplikasi smartphone yang bernama The Great Britain Experiment.

#4 Ekspektasi Kemenangan
Dari eksperimen yang telah dilakukan ini, ada beberapa temuan menarik yang berkaitan dengan mengapa penjudi tidak pernah berhenti. Salah satunya yaitu bahwa peserta yang mempunyai ekspektasi menang lebih kecil akan merespon dengan naiknya harapan mendapatkan balasan yang setimpal.

Hal ini dapat diketahui dari laporan kebahagiaan yang mereka rasakan. Begitupun halnya jika beberapa hal yang tidak diinginkan (buruk) terjadi secara beruntun, ekspektasi seorang penjudi juga akan turun. Tetapi jika seorang penjudi memperoleh hasil yang dia anggap baik, kemungkinan mereka akan lebih bahagia.

#5 Media Permainan yang Candu
Media permainan judi tidak hanya dilakukan dengan kartu tetapi juga mesin. Inilah yang dinamakan dengan mesin judi, dimana alat semacam ini serta dipertanyakan apakah turut menjadi faktor penyebab berhentinya penjudi atau tidak.

Terkait desain mesin judi ini, masih terdapat misteri apakah tampilannya turut berdampak pada perilaku penjudi. Misalnya saja, tak sedikit mesin judi dan kasino yang memanfaatkan warna merah atau sejenisnya sebagai tampilan fisiknya. Warna semacam ini disinyalir lebih merangsang daripada warna-warna lainnya.

Selain faktor visual, audio atau suara mesin juga dianggap berpengaruh pada daya tarik yang ditimbulkan terhadap seorang pemain. Misalnya saja suara ejekan yang dihasilkan sebuah mesin dengan menampilkan suara tokoh antagonis The Simpsons.

Dimana suara semacam ini dapat mempengaruhi pemain. Ketika seorang pemain kalah, akan terdengar karakter Mr Smithers yang dengan keras mengatakan “Anda dipecat!”

#6 Adanya Peluang dalam Pertaruhan
Permainan judi kental dengan aroma pertaruhan, Seberapa sering si penjudi bisa bertaruh turut menjadi faktor kunci atas kecanduannya seorang penjudi.

Berkat ketersediaan peluang yang berakibat pada penjudi tidak pernah berhenti, Griffiths mengungkapkan bahwa besarnya hadiah yang diberikan (bukan hadiah yang sebenarnya atau jenis judinya) yang menjadikan patologis.

Baca juga:
6 Cara Mengatur Uang Menang Berjudi Mesin Slot Online
5 Trik TOP Pasti Menang Judi Bola Online
5 Legenda Judi Sepanjang Sejarah
Pahami 4 Jenis Taruhan Judi Online