Filipina Ikon Baru Wisata Perjudian Asia

373
Filipina
Filipina Ikon Baru Wisata Perjudian Asia. (Foto: MataNaga)

MataNaga – Tidak hanya terkenal karena banyak wanita cantiknya yang menjuarai kontes kecantikan dunia, Filipina kini tersohor karena majunya wisata perjudian. Lambat tapi pasti, Filipina akan menjadi ikon baru pusat judi di Asia, layaknya “Las Vegas”nya Asia (Baca juga: Membangun Bisnis Judi yang Menggiurkan di Benua Asia).

Wartawan Antara berkesempatan untuk mengunjungi Filipina, tepatnya ke Paranaque, Metro Manila. Mereka menginap di Solaire Resorts and Casino di Paranaque. Saat memasuki pintu utama hotel, para tamu langsung disuguhkan dengan area judi yang terdiri dari mesin slot hingga meja judi yang biasa digunakan untuk bermain Blackjack.

Suasana area judi pada siang hari belum seramai pada sore dan malam hari. Siang itu, sejumlah mesin slot dikuasai orang-orang tua yang tampak asyik bermain meski terlihat renta. Ketika sore menjelang, suasana hiruk pikuk mulai terasa lantaran begitu banyak pengunjung, mulai dari pria dan wanita, orang tua hingga anak muda.

“Orang sini memang suka judi. Kalau besarnya, dengan uang 200 peso (setara Rp52 ribu) saja ada yang main, kok,” kata salah seorang tamu.

Diatur Negara Perjudian di Filipina sudah berlangsung sejak lama sehingga diatur langsung oleh negara. Philippines Amusement and Gaming Corporation (Pagcor) adalah badan khusus milik pemerintah yang dikendalikan langsung oleh Kantor Kepresidenan Republik Filipina untuk mengatur bisnis kasino di negara tersebut.

Pagcor awalnya dibentuk untuk menghentikan operasi kasino atau rumah judi ilegal di belahan Filipina. Namun, badan itu juga bertugas menggerakkan pendapatan dari perjudian untuk perekonomian dan program pembangunan Filipina.

Ada 13 cabang kasino yang dioperasikan Pagcor, di antaranya di Metro Manila, Luzon, dan Visayas, serta Minadanao. Bisnis kasino milik badan tersebut berlabel Casino Filipino yang lokasinya tersebar di sejumlah titik atraksi pelancong.

Kendati awalnya Pagcor memonopoli pasar kasino, pemerintah Filipina membuka pasar judi di negara itu agar bisa dimasuki investor asing. Keputusan itu diambil agar dapat berkompetisi dengan Makau, Malaysia, dan Singapura yang juga memiliki bisnis serupa.

Walaupun judi lumrah di negara tersebut, masih ada aturan batasan usia yang harus dipatuhi. Kebanyakan rumah judi melarang mereka yang belum berusia 21 tahun untuk berjudi di kasino dan melakukan judi balap. Sementara itu, judi daring (online) dan lotere diperbolehkan bagi mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

Tidak hanya bagi pejudi, bisnis judi di Filipina juga menarik bagi para investor di sektor tersebut karena iklim investasi yang mendukung. Negara itu memiliki sejumlah kawasan hiburan. Pengunjung bisa memilih kasino mana yang ingin didatangi.

Aturan kepemilikan kasino di sejumlah daerah juga lebih “bebas” sehingga menjadikannya destinasi bisnis yang lebih murah ketimbang Makau dan Jepang. Karena menjadi salah satu atraksi pariwisata, pemerintah setempat terus berupaya untuk mendongkrak popularitas kasino di Filipina.

Khususnya di Paranaque, ada tol khusus dari Bandara Internasional Nino Aquino menuju langsung kawasan perjudian. Cukup 15 menit dari bandara, para wisatawan akan langsung dapat menikmati berbagai pilihan kasino di sejumlah hotel dan pusat hiburan lainnya.

Judi identik dengan kegiatan yang terlarang dan tabu dilakukan di Indonesia meskipun praktiknya masih dapat ditemui di sejumlah lapisan masyarakat. Kendati demikian, di sejumlah negara di Asia, sudah banyak yang melegalkan dan memanfaatkan potensi ekonomi dari kegiatan “hiburan” itu.

Baca juga:
10 Langkah Mudah Mengisi Formulir Pendaftaran Anggota Situs Judi Online Terpercaya
4 Era Judi Toto Gelap di Indonesia
3 Teknik Jitu Menang Judi Kartu