TKI Taiwan Menangkan Loterai Jutaan Rupiah

59
Menang Loterei Taiwan. (Foto: MataNaga)

MataNaga – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berusia 22 tahun yang bekerja di Taiwan, memenangkan loterei. Dikutip TribunSolo.com dari Menafn.com, pria yang tak diketahui identitasnya itu menerima uang senilai 1 juta New Taiwan Dollar (NT) atau setara 34.270 dolar AS.

Jika dirupiahkan, uang itu berjumlah sangat fantastis. Yakni sekitar Rp 489,5 juta. Bermula dari ketertarikan si TKI yang melihat kerumunan di kawasan Dongmen Street, Kota Hsinchu. Mereka sedang membeli loterei pada 14 Februari 2018 malam.

Saat musim tahun baru tiba, masyarakat setempat sudah biasa membeli loterei untuk mencoba peruntungan. Loterei gosok ini pun yang akhirnya ikut membuat TKI asal Indonesia penasarn dan membelinya. Ia mencoba peruntungan dengan membeli selembar loterei seharga 200 NT atau setara 6,86 dolar AS.

Jika dirupiahkan, ia membayar Rp 98 ribu. Tak bisa dipercaya, keberuntungan terjadi saat ia menggosok selembar loterei yang ia beli. Angka pada lembaran cocok dengan angka pada mesin. Penjual pun langsung memberinya selamat karena ia memenangkan hadiah utama.

Total hadiah yang diterimanya setelah dipotong pajak adalah sejumlah 800 ribu NT atau 27.416 dolar AS. Lagi-lagi jika dirupiahkan senilai Rp 391,6 juta. Dari sumber yang sama disebutkan bahwa, pria ini merupakan tulang punggung keluarganya di tanah air. Tak disebutkan darimana ia berasal.

Namun setiap bulannya, TKI ini menerima gaji sebesar 22 ribu NT. Jika dibagi rata, maka hadiah yang ia terima setara dengan jumlah gajinya selama tiga tahun. Ia memutuskan ke Taiwan demi mencukupi kehidupan keluarganya. Terutama membantu orangtua dan adik-adiknya.

Usai menang loterei, ia tak gegabah pulang. Ia lebih memilih mengirimkan uang hadiahnya tersebut ke kampung halaman. Rencananya, uang akan dipakai untuk membangun rumah baru. Sementara itu, ia juga hanya mengambil sebagian uang loterei senilai 50 ribu NT atau sekitar Rp 24,4 juta. TKI ini juga memutuskan untuk tetap tinggal di Taiwan dan tetap bekerja sebagai buruh migran.