Ada 5 Makanan Jadi Simbol Keberuntungan di Tahun Baru

278
(Foto: MataNaga)

MataNaga – Tahun baru diisi dengan banyak harapan baru. Ada beberapa Tradisi di berbagai negara yang menyebut 5 makanan ini dapat mendatangkan keberuntungan.

Umumnya pada tahun baru biasanya banyak orang menginginkan resolusi yang berbeda dari tahun sebelumnya. Misalnya menuliskan harapan-harapan baru dengan keberuntungan menyertai hidup.

Beberapa negara pun menyambut pergantian tahun dengan tradisi unik, salah satunya melahap makanan yang dianggap membawa keberuntungan.

1. Delima

Di Turki, delima dianggap buah keberuntungan untuk banyak alasan. Warna merah merupakan lambang hati manusia dan dikaitkan dengan kehidupan serta kesuburan.

Terlepas dari itu, delima memang punya banyak manfaat kesehatan. Biji merah pada delima yang melimpah juga disebut-sebut sebagai lambang kemakmuran. Semua hal pada delima inilah yang dinanti-nantikan banyak orang di tahun baru.

2. Mie

Karenanya sudah menjadi tradisi di dalam budaya China, mie lekat dengan pengharapan akan umur panjang. Juga Jepang, untuk melahap mie di malam pergantian tahun.

Hal yang perlu diperhatikan saat makan mie adalah tidak memotongnya. Jika seseorang bisa menyeruput mie dalam keadaan utuh, maka harapannya ia akan memiliki umur panjang.

3. Makanan bentuk bulat

Ada banyak makanan bentuk bulat seperti donat, roti, atau cake. Bentuk bulat ini mewakili tahun yang berkelanjutan.

Di Yunani bahkan ada tradisi bikin kue yang dipanggang dengan koin di dalamnya. Nanti siapa pun yang mendapat potongan koin itu saat makan kue akan mendapat keberuntungan.

4. Anggur

Pencinta buah mungkin ingin melahap anggur di tahun baru. Anggur juga disebut-sebut membawa banyak hal baik saat dikonsumsi.

Tradisinya adalah makan 12 butir anggur tepat di jam 12 malam. Jumlah 12 ini dikaitkan jumlah bulan setiap tahunnya. Hal ini dilakukan di beberapa negara Eropa dan sedikit negara bagian Amerika

5. Ikan

Ada banyak alasan kenapa makan ikan dianggap membawa keberuntungan di tahun baru. Di China, pelafalan kata ‘ikan’ sama seperti kata ‘kelimpahan.’

Untuk menikmatinya, ikan disajikan utuh dari kepala hingga ekor. Penyajian seperti inilah yang menjadi lambang tahun baik dari awal hingga akhir tahun nanti.