Arsenal Vs Man City Nanti Malam, Ini 10 Data dan Faktanya

33
Arsenal vs Manchester City
Arsenal vs Manchester City. (Foto: Indosport.com)

Jakarta – Momentum positif Arsenal diuji kala menjamu tim yang sedang on fire, Manchester City. Tantangan berat dihadapi si Meriam London.

Duel Arsenal vs Man City dalam lanjutan Liga Inggris akan dihelat di Stadion Emirates, Minggu (21/2/2021) malam WIB. Pertandingan itu kickoff pada pukul 23.30 WIB dan disiarkan langsung oleh Mola TV dengan link streaming ini.

Arsenal baru saja memetik kemenangan pertama dalam empat pertandingan terakhirnya di liga saat menghempaskan Leeds United 4-2 sepekan lalu. Pasukan Mikel Arteta itu sudah jelas butuh kemenangan untuk membuka peluang finis di zona Eropa masih berjarak sembilan angka dari Chelsea di empat besar.

Namun, misi Arsenal mencuri angka dari City akan lebih sulit. The Citizens memiliki rekor head to head yang jauh lebih superior dan sedang bagus-bagusnya usai membukukan 12 kemenangan beruntun di kompetisi.

Berikut ini 10 data dan fakta seputar pertandingan Arsenal vs Manchester City, sebagaimana dirangkum Opta:

1. Arsenal menderita kekalahan di tujuh pertandingan liga terakhir melawan Man City. The Gunners cuma lebih banyak kalah beruntun dari Leeds (8, di antara 1973-1976).

2. Sejak kalah 1-2 di Emirates pada Desember 2015, Man City tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan Premier League melawan Arsenal, dengan mencetak setidaknya dua gol dalam sembilan dari pertandingan-pertandingan itu.

3. Arsenal gagal mencetak gol dalam tiga laga kandang di liga melawan Man City, di mana mereka kalah di masing-masing laga itu. The Gunners tidak pernah gagal membobol gawang lawan untuk keempat kalinya beruntun di kandang sendiri dalam pertandingan liga dalam sejarah klub.

4. Man City mengalahkan Arsenal 4-1 di Emirates di awal musim ini di sebuah duel Piala Liga – hanya ada dua tim yang pernah menang di markas Arsenal dua kali di musim yang sama, yaitu Nottingham Forrest pada 1987-88 dan Aston Villa di 1993-94.

5. Arsenal hanya memenangi tiga dari 18 pertandingan Premier League terakhir melawan pemuncak klasemen (menang 3, seri 4, kalah 11), terkahir kali menang melawan Liverpool pada Juli 2020 (2-1). Kemenangan terakhir mereka di pertandingan demikian adalah pada Agustus 2007 saat kemenangan kedua di laju tersebut terjadi di kandang sendiri melawan Man City (1-0).

6. Arsenal tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir Premier League (menang 3, seri 3) setelah kalah empat kali. Tim London Utara itu mencetak paling tidak tiga gol di setiap kemenangan tersebut, sedangkan mereka sukses mencetak clean sheet dalam tiga dari empat pertandingannya.

7. Manchester City mencetak paling tidak tiga gol di masing-masing dari tiga pertandingan Premier League melawan tim dari London (3 vs Chelsea, 4 vs Crystal Palace, 3 vs Tottenham). Dalam sejarah kompetisi ini hanya Liverpool di 2001, dan Sheffield Wednesday di 1994 yang bisa mencetak paling tidak tiga gol dalam empat pertandingan beruntun melawan tim-tim ibukota.

8. Ini akan menjadi pertandingan ke-50 Pep Guardiola di Premier League yang dimainkan pada Hari Minggu dengan Manchester City (menang 32, seri 8, kalah 9). Pelatih Spanyol itu memenangi 65% pertandingan itu; rasio terbaik oleh seorang manajer di hari ini dalam sejarah kompetisi ini (minimal 10 pertandingan).

9. Winger Man City Raheem Sterling telah terlibat enam gol dalam lima pertandingan terakhirnya melawan Arsenal (4 gol, 2 assist). Sterling mencetak gol di masing-masing dari tiga pertandingan terakhir melawan the Gunners.

10. Striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang telah mencetak lima gol dalam dua pertandingan terakhirnya di Premier League sebagai starter; mengemas dua gol melawan Newcastle United diikuti hat-trick kontra Leeds United. Terakhir kali seorang pemain Arsenal mencetak paling tidak dua gol dalam tiga pertandingan beruntun sebagai starter adalah Derek Tapscott pada Maret 1956, yang mencetak dua gol ke gawang Portsmouth, Everton, dan Preston.