Hasil Liga Italia: Juventus Menangi Derby d’Italia

15
Inter Milan vs Juventus
Inter Milan vs Juventus, Liga Italia, Meazza, Senin (7/10) dini hari WIB. (Foto: Twitter @juventusfc)

Jakarta – Juventus memenangi duel bertajuk Derby d’Italia kontra Inter Milan di Liga Italia. Bianconeri menuntaskan pertandingan dengan keunggulan 2-1.

Bertanding di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (7/10) dini hari WIB, Juventus unggul lebih dulu lewat gol cepat Paulo Dybala pada menit ke-4. Namun Inter berhasil membalas lewat penalti Lutaro Martinez pada menit ke-18. Sepuluh menit jelang laga usai, Gonzalo Higuain tampil sebagai pahlawan Juventus berkat golnya yang menipu kiper Inter, Samir Handanovic.

Kemenangan ini membuat Juventus menggeser Inter dari puncak klasemen Liga Italia dengan perolehan 19 poin dari 7 laga. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Serie A sejauh ini.

Sedangkan hasil ini membuat Inter melorot ke posisi dua klasemen. Tak hanya memutus rekor kemenangan mereka, namun kini Inter sudah menelan dua kekalahan beruntun di semua ajang, setelah sebelumnya dipencundangi Barcelona 1-2 di Liga Champions pada tengah pekan lalu.

 

Jalannya Pertandingan

Inter tampil dengan duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez di lini depan, setelah Alexis Sanchez absen karena hukuman kartu. Sementara Juventus mencadangkan Gonzalo Higuain dan menduetkan Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo.

Sejak sepak mula, duel ini berlangsung dengan tempo tinggi dan keras. Belum empat menit laga berjalan, Bianconeri sudah memimpin.

Berawal dari through pass Miralem Pjanic, Dybala yang mendapatkan umpan tersebut merangsek ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya. Samir Handanovic berhasil menepisnya, namun bola tetap meluncur ke dalam gawang. 1-0 untuk tim tamu.

Juve hampir menggandakan keunggulan tiga menit berselang. Lewat sebuah serangan balik, Ronaldo berlari kencang ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan keras mendatar, sebelum diblok oleh Diego Godin.

Aksi CR7 tak berhenti disitu. Laga belum berjalan 10 menit, penyerang Portugal itu kembali mendapat peluang. Namun sepakan jarak jauhnya masih menghantam mistar gawang.

Tampil sebagai tuan rumah, Inter berusaha membalas. Pada menit ke-10, Lukaku mendapatkan kans menyamakan kedudukan, tapi tendangannya mampu diblok Leonardo Bonucci.

Berawal dari handball Matthijs De Ligt di kotak penalti, wasit Gianluca Rocchi langsung menujuk titik putih setelah berkonsultasi dengan bantuan video assistant referee (VAR) pada menit 18. Martinez yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Skor kembali imbang 1-1.

Berhasil menyamakan kedudukan tak membuat Inter gegabah. Mereka tenang menunggu Juventus menyerang dan sesekali mengandalkan serangan balik.

Dengan cara ini, Nerazzurri hampir saja berbalik unggul di menit ke-28. Martinez nyaris kembali mencatatkan namanya di papan skor, tapi sepakan kaki kanannya masih mampu dimentahkan oleh Wojciech Szczesny.

Juve nyaris unggul pada menit ke-40, setelah Ronaldo mendapatkan umpan dari Dybala, tapi Handanovic berhasil mengamankan gawangnya. Semenit setelahnya, ia sukses mencetak gol, tapi dianulir wasit setelah Dybala tertangkap offside dalam proses terjadinya gol.

Setelahnya, tak ada peluang berbahaya yang tercipta. Skor 1-1 menutup Derby D’Italia di paruh pertama.

Memasuki babak kedua, kondisi di lapangan belum berubah. Juventus mengambil inisiatif serangan, Inter membentuk formasi bertahan.

Hasilnya, Juve kembali hampir unggul di menit ke-49 melalui Federico Bernardeschi, namun tendangan jarak jauhnya mampu ditangkap Handanovic.

Enam menit setelahnya, Sami Khedira dengan cerdik mengirimkan umpan terobosan ke kotak penalti pada Dybala yang lolos dari perangkap offside, namun percobaan penyerang Argentina tersebut kembali dipatahkan Handanovic.

Satu jam laga berjalan, Inter mulai keluar dari sarangnya. Mereka pun berinisiatif membangun serangan, salah satunya lewat aksi individu Lukaku dan Martinez untuk menembus pertahanan Juve yang solid. Sedangkan Juventus yang mulai buntu di lini depan akhirnya menurunkan Higuain.

Pada menit ke-66, terjadi duel antara Bonucci dan Lukaku di kotak penalti Juve, membuat penyerang asal Belgia itu terjatuh. Namun wasit tak menggubris permintaan penalti Inter.

Matias Vecino mendapatkan peluang gol di menit ke-69 lewat tendangan dari luar kotak penalti. Bola sepakannya sempat membentur De Ligt dan mengecoh Szczesny, namun masih melenceng dari gawang.

Dua menit setelahnya, Ronaldo kembali membahayakan gawang Inter. Tapi tembakannya dari sudut sempit tetap mental di tangan Handanovic.

Memasuki 15 menit akhir pertandingan, tempo permainan sedikit menurun, namun kedua tim tetap saling jual beli serangan.

Pada menit ke-80, gol pun kembali tercipta bagi Juventus. Berawal dari kerja sama satu-dua antara Ronaldo dan Rodrigo Bentancur, bola berakhir di kaki Higuain yang bebas tak terjaga di kotak penalti. Lewat sepakan kerasnya, Higuain menaklukkan Handanovic sekaligus membawa Bianconeri memimpin 2-1.

Kembali tertinggal membuat Inter tak punya pilihan selain mengepung pertahanan Juventus. Peluang emas bagi Inter tercipta di menit ke-86. Lewat umpan brilian Marcelo Brozovic, Vecino melepaskan tendangan yang masih mampu diblok Szczesny.

Inter terus mengepung barisan pertahanan Juve di sisa waktu yang ada, namun hingga laga usai, tak ada lagi peluang berbahaya yang bisa diciptakan Lukaku dkk. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 untuk Juventus bertahan hingga laga usai.

 

Susunan Pemain

Inter Milan: Samir Handanovic; Diego Godin (Alessandro Bastoni 54′), Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Danilo D’Ambrosio, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Stefano Sensi (Matias Vecino 34′), Kwadwo Asamoah; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez (Matteo Politano 78′)

Juventus: Wojciech Szczesny; Alex Sandro, Matthijs De Ligt, Leonardo Bonucci, Juan Cuadrado; Blaise Matuidi, Miralem Pjanic, Sami Khedira (Rodrigo Bentancur 62′); Federico Bernardeschi (Gonzalo Higuain 62′); Paulo Dybala (Emre Can 71′), Cristiano Ronaldo