Javier Pastore: Mustahil Serie A Musim Ini Bisa Terselesaikan

15
Javier Pastore
Pemain AS Roma, Javier Pastore. (Foto: Daily Mail)

MataNaga – Gelandang AS Roma, Javier Pastore, berpendapat bahwa itu akan menjadi hal yang mustahil bagi Serie A untuk menyelesaikan musim kompetisi 2019/2020 ini, dengan penyebaran virus corona yang makin meningkat belakangan.

Italia sudah memberlakukan lockdown selama hampir dua pekan sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran virus corona, namun jumlah kasus malah makin meningkat dan sudah memakan setidaknya 4800 korban jiwa saat berita ini diturunkan.

Ada 790 kasus kematian baru yang dilaporkan pada hari Sabtu (21/3) lalu, jumlah terbanyak dalam sehari semenjak kasus ini merebak, dan peningkatan sekitar 6500 kasus baru dalam periode waktu yang sama.

UEFA memutuskan untuk menunda Piala Eropa 2020 setahun lebih lama demi memberi waktu kepada liga-liga domestik Eropa menyelesaikan musim hingga bulan Juni atau Juli tahun ini.

Presiden Asosiasi Pesepak Bola Italia (AIC), Damiano Tommasi, mengatakan bahwa musim Serie A bisa digelar kembali pada bulan Mei atau Juni jika semua berjalan sesuai rencana dengan langkah-langkah darurat yang harus diambil dalam penanganan COVID-19, namun Pastore pesimistis Serie A bisa diselesaikan, meski dengan pengunduran jadwal tersebut.

“Kami akan melihat apakah kami akan bermain lagi pada musim ini atau musim depan. Sejujurnya, saya berpikir bahwa itu adalah hal yang mustahil untuk menyelesaikan musim ini, sebab kami memerlukan setidaknya 20-30 hari untuk mempersiapkan diri,” kata sang pemain timnas Argentina kepada Radio Impacto.

“Semua klub akan kehilangan uang, namun saya pikir itu cukup mustahil untuk melanjutkan yang tertunda. Itu berarti kami akan terus menundanya, jadi lebih baik memulai langsung musim berikutnya.

“Namun kami tidak bisa melakukannya sebab musim panas tahun depan akan ada Piala Eropa, Copa America dan lainnya.”

Sebelum Serie A ditangguhkan, Juventus memuncaki klasemen sementara dengan hanya keunggulan satu poin dari Lazio, selagi Roma berada di urutan kelima, tertinggal tiga poin dari Atalanta dalam perebutan tempat di empat besar.

Terlepas dari ketidakpastian seputar masa depan Serie A, Pastore dan rekan-rekan setimnya di AS Roma berupaya keras untuk tetap bugar selama krisis ini melanda, dengan melaksanakan latihan di dalam ruangan.

“Kami tidak bisa berlatih bersama, namun klub telah memberikan setiap pemain peralatan gym yang diperlukan untuk berlatih di rumah,” kata Pastore, menambahkan dalam wawancara yang sama.

“Kami terbangun di setiap pagi, dengan mengatur porsi untuk diri sendiri dan kemudian ada staf yang mengirimkan semua detail yang diperlukan, termasuk waktu yang harus kami habiskan selama latihan dan hal-hal yang kami lakukan. Kami harus mencoba menjaga kepadatan otot.”

Setelah melihat keadaan yang tidak terkendali di Italia, Pastore memperingatkan negara asalnya, Argentina, bahwa virus corona ini sama sekali tidak bisa diremehkan.

“Akan ada kekacauan di Argentina, sebab orang-orang terburu-buru untuk panic-buying dan perusahaan-perusahaan akan mencoba untuk memanfaatkan situasi sebaik mungkin, yang tidak terjadi di Italia,” kata Pastore.

“Jangan mempercayai kabar bohong yang muncul, kebenarannya adalah penyakit ini tidak hanya berbahaya untuk orang tua. Kami telah berhadapan dengan virus ini selama sebulan dan masalahnya tidak terlihat begitu penting pada awalnya, namun setelah dua pekan, ada kekacauan.

“Hanya supermarket dan toko obat yang diperbolehkan buka, ada banyak polisi berpatroli di jalanan untuk memastikan agar orang-orang tidak keluar rumah.”

Kasus virus corona di seluruh dunia telah mencapai 300 ribu pada saat ini, dengan total kematian sebanyak 14 ribuan. Kabar baiknya adalah 98 ribu orang lain berhasil disembuhkan.