Dampak Virus Corona, Timo Werner Bisa Bertahan di RB Leipzig

16
Timo Werner
Pemain RB Leipzig, Timo Werner. (Foto: Sky Sports)

MataNaga – Timo Werner bisa bertahan di RB Leipzig pada bursa transfer musim panas nanti, seiring dengan pandemi virus corona yang terjadi di seluruh dunia, kata direktur olahraga klub, Markus Krosche.

Sang striker tim nasional Jerman tersebut sukses mencetak 21 gol dari 25 pertandingan Bundesliga pada musim ini, sebelum kasta tertinggi sepak bola Jerman ditangguhkan untuk batas waktu yang tidak diketahui karena merebaknya COVID-19.

Performa gemilang Werner telah menarik minat dari klub-klub seperti Liverpool, Manchester United, dan Chelsea, namun Krosche berpendapat bahwa pemain berusia 24 tahun itu bisa bertahan di Leipzig karena kekacauan yang terjadi di dunia sepak bola yang disebabkan oleh virus corona ini.

“Sudah jelas bahwa Timo telah menarik minat dari klub-klub lain karena performa gemilang serta gol-gol dan assist-assist darinya,” kata sang direktur olahraga RB Leipzig kepada Sport1.

“Inggris juga mengalami masalah yang sama seperti kami. Krisis ini mempengaruhi tak hanya satu liga, namun juga dampak secara global, dan kami tidak bisa mengatakan apakah keadaan bisa menjadi tetap sama dalam enam bulan ke depan.”

Mengenai apakah Werner bisa bertahan di Leipzig atau tidak, Krosche mengatakan, “Segalanya memungkinkan. Kami tidak tahu bagaimana bursa transfer berjalan nantinya. Kami tidak memiliki gambaran apapun mengenai masa depan. Kami tidak tahu apa sumber daya kami dan apa yang dimiliki oleh klub lain dalam hal kesempatan.”

Krosche juga mengakui bahwa rencana-rencana lain dari Leipzig juga tengah terganggu saat ini. Klub papan atas Bundesliga itu tadinya berencana untuk mempermanenkan status dua pemain pinjaman, Angelino dari Manchester City dan Patrik Schick dari AS Roma, namun situasi yang ada saat ini membuat keadaan menjadi tidak jelas.

Menurut Sport1, bek kiri Angelino memiliki opsi untuk dipermanenkan seharga 30 juta euro, sedangkan striker Schick harus ditebus sebesar 29 juta euro untuk dipermanenkan.

“Hingga hari ini, saya sangat tidak bisa mengonfirmasi klausul-klausul ini. Begitulah kenyataannya! Kami tidak tahu bagaimana keadaan berjalan nantinya. Dalam waktu empat atau lima pekan, kami mungkin berada dalam kondisi yang lebih buruk.”

Kembali ke Werner, Liverpool merupakan peminat utama untuk sang striker, dan dia pun pernah mengutarakan hasratnya untuk bermain di Anfield bersama Jurgen Klopp yang dianggap olehnya sebagai pelatih terbaik di dunia saat ini.

“Permainan kami di London telah mengantarkan kabar ketertarikan Liverpool di media,” kata Werner dalam wawancara dengan Welt pada bulan Februari lalu, merujuk kepada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Tottenham Hotspur, ketika gol semata wayang Werner menjadi satu-satunya pembeda di Tottenham Hotspur Stadium.

“Mereka memiliki Jurgen Klopp, pelatih terbaik di dunia yang merupakan orang Jerman. Ada banyak hal yang mengatakan bahwa gaya bermain saya akan cocok (dengan sistemnya di Liverpool).”

Namun nampaknya Liverpool bukan satu-satunya klub yang menarik minat Werner, lantaran sang striker juga pernah mengindikasikan Manchester City dan Manchester United sebagai klub potensialnya.

“Untuk saat ini di dunia sepak bola profesional, ada dua variasi berbeda,” kata Werner kepada Sky Sports pada wawancara awal Maret ini. “Yang pertama adalah menjadi bagian untuk tim-tim seperti Liverpool atau Manchester City.

“Namun pertanyaannya adalah: apakah Anda ingin pergi ke tim seperti itu, karena situasi yang sudah baku sulit untuk mendapatkan tempat dan Anda ingin ambil bagian di dalamnya? Itu satu poin yang saya pertimbangkan.

“Tim-tim lain yang memerlukan perubahan besar, karena mereka hanya memenangkan beberapa titel belakangan, namun mampu untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi. Bagi saya, Manchester United adalah salah satu dari tim-tim ini.”