Lampard Masih Cari Bek Kiri, Chelsea Hadapi Persaingan untuk Chilwell

61
Ben Chilwell
Pemain Leicester City, Ben Chilwell. (Foto: Mirror)

MataNaga – Chelsea semakin percaya diri bahwa mereka bisa meyakinkan full-back Leicester City, Ben Chilwell, untuk pindah ke Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas ini, namun hambatan utamanya saat ini adalah mahar transfernya.

Sang defender tim nasional Inggris merupakan salah satu target utama Chelsea menjelang bursa transfer musim panas dan dia menyadari betul kabar ketertarikan dari klub yang bermarkas di London Barat tersebut.

Namun demikian, Leicester akan menuntut harga tinggi untuk Chilwell sebagaimana yang telah terjadi kepada Harry Maguire, ketika mereka menjual sang bek tengah dengan harga transfer senilai 80 juta pounds ke Manchester United pada tahun 2019 lalu.

Chilwell akan bernilai di kisaran yang sama, menurut warta dari Goal, selagi sang bek berusia 223 tahun itu masih memiliki kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun lagi di kubu King Power Stadium.

The Foxes memiliki kekuatan finansial yang bagus saat ini, terutama jika mereka bisa lolos ke Liga Champions pada musim depan, setelah mampu menembus peringkat ketiga di klasemen sementara Liga Inggris saat ini.

Chelsea memiliki beberapa nama lain yang masuk daftar alternatif, seperti Alex Telles dari FC Porto dan Marc Cucurella dari Getafe, namun Chilwell tetap menjadi pilihan favorit untuk Lampard jika bisa tercapai.

Terlepas dari performa impresifnya di Portugal, Telles masih belum terbukti di lima liga top Eropa setelah kesulitan untuk memberikan dampak ketika memperkuat Inter Milan lima tahun lalu.

Namun patokan harga senilai 40 juta euro yang ada di klausul rilisnya masih menjadikannya opsi yang menarik, dan FC Porto pun tidak sulit untuk melepasnya, terkecuali jika mereka bisa mencapai kesepakatan kontrak baru dengan sang pemain asal Brasil.

Sementara itu, Cucurella telah tampil brilian di Liga Spanyol pada musim ini dan kemungkinan hanya bernilai 25 juta euro, selagi kesepakatan peminjamannya dari Barcelona membuka kemungkinan lain untuk membuatnya berganti klub pada musim panas ini.

Lebih jauh lagi, siapapun bek kiri yang akan tiba nantinya akan memaksa Chelsea berada dalam posisi untuk menjual salah satu dari full-back yang mereka miliki pada saat ini.

Emerson Palmieri dan Marcos Alonso diyakini ingin bertahan di Stamford Bridge mengingat mereka mendapatkan kesempatan bermain yang cukup di bawah asuhan Lampard, serta tampil memuaskan untuk Si London Biru.

Namun salah satu di antara mereka harus dijual untuk menyediakan tempat bagi bek kiri baru, dan Lampard ingin mendapatkan setidaknya satu nama yang tiba pada musim panas ini.

Emerson sudah tidak bermain untuk Chelsea sejak 22 Januari lalu, dengan Lampard mengambil keputusan itu usai performa mengecewakannya saat The Blues ditahan imbang 2-2 oleh Arsenal.

Juventus dan Inter Milan tengah memantau situasi pemain tim nasional Italia tersebut, sementara pelatih Gli Azzurri mengutarakan kecemasannya ke publik mengenai minimnya menit bermain untuk Emerson.

“Itu akan bagus jika Emerson Palmieri, yang tidak bermain cukup banyak untuk Chelsea, bisa kembali dan bermain di klub Italia,” kata Mancini dalam sebuah wawancara untuk La Gazzetta dello Sport.

Pelatih Inter, Antonio Conte, juga menginginkan Alonso pada bulan Januari lalu, namun tertahan oleh patokan harga senilai 35 juta euro. Conte dikenal sebagai sosok yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik sang bek kiri asal Spanyol. Dialah yang membawa Alonso ke Chelsea pada tahun 2016 dan berbuah trofi Liga Inggris musim kompetisi 2016/2017.