Harry Kane Diklaim Wajib Tinggalkan Tottenham Hotspur Jika Tanpa Gelar Lagi Musim Depan

15
Harry Kane
Pemain Tottenham Hotspur, Harry Kane. (Foto: AS English - Diario AS)

MataNaga – Striker bintang asal Inggris, Harry Kane, disarankan untuk meninggalkan Tottenham Hotspur jika mereka gagal lagi dalam meraih trofi dalam waktu 12 bulan ke depan, menurut legenda Liga Inggris, Alan Shearer.

Sang pemain berusia 26 tahun sudah bermain untuk Spurs sejak bergabung dengan akademi mereka pada tahun 2004 silam dan telah menjadi bintang yang tak tergantikan di klub raksasa London Utara tersebut, namun tidak mampu meraih trofi apapun bersama mereka.

Di puncak kariernya saat ini, Kane sangat ingin untuk merasakan kesuksesan di level klub sebelum itu menjadi terlalu terlambat ketika usianya sudah tua. Merujuk kepada penampilan Tottenham bersama Jose Mourinho belakangan ini, maka masa depan Kane di klub pun diyakini suram.

“Tebakan saya adalah, jika dia tidak memenangkan apapun selama 12 bulan ke depan maka dia harus pergi,” kata Shearer kepada podcast Match of the Day: Top 10. “Dia akan melalui setahun lagi di sana, saya kira, dan jika tidak ada trofi yang digelar, maka dia akan hengkang.”

Dengan torehan 136 gol di Liga Inggris saat ini, Kane mendekati raihan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di kompetisi teratas sepak bola Inggris tersebut.

Shearer masih memuncaki daftar tersebut dengan torehan 260 gol dan dia mengindikasikan bahwa Kane akan menjadi orang yang akan menggusurnya di puncak jika sang striker tetap bugar dan menemukan klub yang tepat yang bisa mendukung permainannya di masa depan.

“Itu bergantung kepada kondisi kebugarannya,” lanjut Shearer. “Di mana klubnya dan kesuksesan apa yang diraihnya di klub, entah itu Spurs atau klub lainnya. Itu akan sulit baginya. Dia memiliki 136 gol dan ada banyak hal yang belum pasti; apakah dia tetap bugar atau apakah dia akan tetap di Premier League. Itu akan sulit, namun dia harus pergi suatu hari nanti.”

Kane sendiri sedang cedera pada saat ini dan itu sempat mengancam partisipasinya dalam pentas Piala Eropa 2020 bersama tim nasional Inggris. Namun karena turnamen antar negara Eropa tersebut akhirnya diundur setahun karena pandemi virus corona, maka Kane disinyalir akan terdorong kembali untuk tampil pada performa terbaiknya musim depan, menurut mantan pemain Spurs, Jamie Redknapp.

“Mungkin satu hal positif dari penundaan Piala Eropa pada musim panas ini, yang dipindahkan menjadi 2021, adalah itu memberikan waktu kepada Kane,” kata Redknapp kepada Daily Mail.

“Sosok kunci Inggris tidak bisa dipaksa untuk terburu-buru pulih dan dia bisa memperbaiki performanya lagi di Premier League sebelum tampil di panggung internasional nantinya.”

Goal mewartakan pada awal Maret ini bahwa Kane membuka kemungkinan untuk pindah ke Manchester United, jika Spurs tidak berencana untuk melakukan perombakan di dalam skuatnya pada bursa transfer musim panas mendatang.

Selagi Kane dikaitkan dengan Old Trafford, legenda Si Setan Merah, Rio Ferdinand, berusaha untuk meredakan kabar tersebut dengan mengklaim bahwa Mourinho tidak akan mengizinkan hal itu terjadi.

“Apakah saya mau mengambil Harry Kane? Tentu saja saya mau,” kata Ferdinand menjawab pertanyaan dari seorang penggemar dalam siaran langsung di Instagram. “Jika dia cocok dan siap untuk bermain, Anda pasti akan menerima Harry Kane di Man United, 100 persen.

“Para pemain top menjamin gol, di Premier League Anda menjamin gol. Dia adalah pencetak gol sejati, namun saya tidak menganggap bahwa Tottenham akan membiarkan Harry Kane pergi. Dan dengan Mourinho di sana, saya tidak menganggap Mourinho akan membiarkannya pergi ke Man United.”