Hansi Flick Diklaim Sukses Kembalikan Harmoni di Bayern Munich

26
Hansi Flick
Pelatih Bayern Munich, Hansi Flick. (Foto: Goal.com)

MataNaga – Bayern Munich bermain dengan sangat baik di bawah asuhan Hansi Flick, menurut Lothar Matthaus, yang berpikir bahwa sang pelatih yang baru dipermanenkan statusnya tersebut telah mengembalikan harmoni di Allianz Arena yang hilang sejak kepergian Jupp Heynckes.

Flick ditunjuk sebagai manajer interim pada bulan November lalu menyusul dengan pemecatan Niko Kovac, yang gagal memberikan dampak yang positif selama 18 bulan menjabat.

Di tangan Flick, Bayern kembali muncul sebagai kekuatan terbesar di Bundesliga dan dikandidatkan untuk menjuarai Liga Champions, selagi sudah mengamankan tempat ke babak semifinal DFB Pokal.

Sang juara bertahan Liga Jerman itu menghadiahi Flick atas usahanya di pinggir lapangan dengan mengikatnya dengan kontrak berdurasi tiga tahun yang akan membuatnya mengabdi di Allianz Arena hingga musim panas 2023.

Sang pelatih berusia 55 tahun itu berada dalam jalur yang tepat untuk mengulangi kehebatan Heynckes, yang sukses mengantarkan Bayern meraih gelar juara berpredikat treble winners pada musim terakhirnya menjabat pada tahun 2013 silam.

Matthaus meyakini bahwa Flick pantas mendapatkan waktu untuk memberikan dampak signifikan di klub dan Bayern berada dalam trek yang tepat bersama seorang manajer yang bisa mengeluarkan bakat terbaik dari para pemainnya.

“Itu akan menjadi hal yang sulit dipahami jika Bayern memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya,” kata mantan defender Bayern tersebut kepada Abendzeitung. “Hansi tentunya sangat pantas mendapatkan ini. Bayern berada dalam trek yang tepat bersamanya.”

“Dia memberikan harmoni yang terakhir kali terlihat di bawah asuhan Jupp Heynckes, tim memainkan sepak bola dengan sangat baik. Dia telah meningkatkan kualitas tim secara mendasar, dari cara bermain sepakbola dan juga secara taktik. Sebagai tambahan, ada pula sisi-sisi kemanusiaannya.”

Matthaus mengulas kebangkitan performa para pemain senior seperti Jerome Boateng dan Thomas Muller selagi tidak melupakan pula jasa para pemain muda seperti Alphonso Davies dan Joshya Zirkzee.

“Berkatnya, para pemain seperti Jerome Boateng dan Thomas Muller kembali mencapai level terbaik mereka. Hansi juga mengandalkan para pemain muda seperti Alphonso Davies dan Joshya Zirkzee,” lanjut Matthaus.

“Ini adalah hal yang penting sebab Bayern ingin memastikan bahwa para pemain muda menemukan tempat mereka di tim. Hansi bisa membentuk era baru di Bavaria.”

Bayern telah menuntaskan masa depan Hansi Flick, namun masih ada beberapa urusan yang belum terselesaikan, yaitu kontrak para pemain senior seperti Manuel Neuer dan David Alaba yang akan kadaluarsa pada musim panas 2021.

“Itu bisa menjadi suatu pertanda yang bagus untuk semua pemain yang belum mendapatkan perpanjangan kontrak: Thiago (Alcantara, Thomas Muller, Alaba, Neuer,” tambah Matthaus.

“Flick telah memberikan pujian setinggi langit kepada Neuer selama beberapa pekan terakhir, menyebutnya sebagai penjaga gawang terbaik di dunia. Sebaliknya, kepercayaan diri sangatlah tinggi. Bayern akan tetap menjadi tim unggulan. Konstelasi secara keseluruhan yang diciptakan oleh Flick, tim, dan Oliver Kahn di jajaran direktur, slogan ‘Mia San Mia’ kembali hidup di klub.”

Bayern Munich sukses menghunjam Chelsea dengan skor 3-0 pada pertandingan tandang ke Stamford Bridge dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions bulan Februari lalu, menegaskan superioritas FC Hollywood untuk menjadi kandidat juara di kancah Eropa pada musim ini.

“Bayern memang tidak pernah jauh dari level teratas di Eropa, jadi saya melihat kekalahan dari Liverpool pada musim lalu sebagai insiden ketidakberuntungan saja. Tentu, peluang (untuk menjuarai Liga Champions) bersama Flick sangatlah bagus.”